Perlu kita akui jika berbicara minuman whisky pasti ada kaitan erat dengan film barat yang pernah kita tonton.
Biasanya dalam film tersebut akan digambarkan scene di sebuah bar dan si karakter utama berjalan ke arah bartender dan memesan segelas whisky lengkap dengan es batunya.
Gambaran itu sangat melekat dengan bagaimana cara kita membayangkan cara mengonsumsi whisky, tapi pertanyaannya apakah mengonsumsi whisky harus selalu di bar?
Itulah bentuk framing tentang cara mengonsumsi whisky yang referensinya kita ambil dari budaya Eropa atau Amerika, lantas bagaimana gambaran whisky yang dibuat di Indonesia? Jangan puas hanya dengan bertanya, karena kami akan bahas secara tuntas di sini.
-
Whisky Single Malt Pertama di Indonesia
Salah satu whisky lokal yang menonjol adalah Keris Single Malt Whisky, yang merupakan whisky single malt pertama di Indonesia.
Nama dari produk ini terinspirasi dari keris pusaka yang identik dengan budaya Jawa yang juga jadi salah satu simbol kebudayaan di Indonesia dan juga mencerminkan perpaduan antara tradisi dan modernitas.
Proses pembuatan whisky ini melibatkan malt barley pilihan yang dimatangkan dalam tong kayu oak buatan Amerika dan disempurnakan dalam tong Sherry Oloroso untuk menciptakan rasa yang kompleks.
-
Bahan Baku yang Unik
Whisky lokal seperti Wangae Whisky dari Sulawesi Utara menggunakan bahan baku yang tidak biasa, yaitu alkohol dari pohon nira.
Pohon nira ini berasal dari sumber organik yang tumbuh liar di hutan tropis, sehingga cita rasa yang diberikan akan berbeda dari kebanyakan whisky di pasaran.
Ada juga Omrach Whisky dari Bali yang dibuat dari tebu pilihan yang berasal dari Jawa yang lalu dicampur dengan air pegunungan Batukaru yang mempertegas ciri khas whisky lokal yang bukan saja nikmat tapi sarat akan nilai kelokalan Indonesia.
-
Proses Penuaan yang Teliti
Whisky lokal Indonesia sering kali menggunakan teknik penuaan yang cermat agar bisa menciptakan rasa yang khas.
Misalnya saja Wangae Whisky menggunakan tong kayu oak buatan Amerika yang lalu ditambahi rempah-rempah alami dari Sulawesi Utara untuk memberikan aroma dan rasa yang kaya.
Sedangkan Omrach Whisky dalam prosesnya mencampurkan antara tebu Jawa dan air Gunung Batukaru dengan buah ceri yang sudah dihanguskan, lalu didiamkan di dalam tong kayu oak selama 3 bulan agar dapat mengeluarkan cita rasa yang lebih eksotik.
-
Simbol Budaya dan Tradisi
Whisky lokal seperti Keris Single Malt tidak hanya menjadi minuman, tetapi juga simbol budaya.
Proses pembuatannya terinspirasi dari tradisi penempaan keris, yang membutuhkan ketelitian dan waktu panjang, mencerminkan nilai-nilai budaya Indonesia.
-
Potensi Pasar Internasional
Whisky lokal Indonesia mulai mendapatkan perhatian di pasar internasional karena keunikan bahan baku yang digunakan dengan kombinasi proses pembuatan yang modern.
Dengan begitu penyamaan kualitas yang setara dengan produk global bukan lagi sebuah impian, whisky lokal diharapkan dapat memperkenalkan cita rasa khas Indonesia kepada konsumen dunia.
Nah itulah tadi pembahasan mengenai fakta unik whisky di Indonesia, sekarang kamu jadi paham whisky yang seperti apa yang populer di Indonesia hingga potensi yang dimilikinya di pasar internasional.
Nah jika kamu ingin mendalami lagi lebih jauh mengenai Industri minuman alkohol lokal maka kamu bisa memulainya dengan mengenal Balimoon, sebuah minuman alkohol merek lokal yang berasal dari Bali.
Dengan begitu nantinya kamu akan mulai belajar mengenai industri minuman alkohol lokal dari daerah ke daerah yang akan mengenalkanmu keunikan dari minuman alkohol yang dimiliki Indonesia.